Kamis, Maret 14, 2024

KAPAN TURUNNYA AL-QUR'AN?


Turunnya Al-Qur'an, yaitu pada bulan ramadhan berdasarkan firman Allah Subhanahu wa Ta'ala berikut ini :

شهر رمضان الذي أنزل فيه القرآن

“Bulan ramadhan adalah bulan yang didalamnya diturunkan Al-Qur'an” (Qs. Al-Baqarah : 185)

Pertanyaan berikutnya, kapan waktu yang tepat pada bulan ramadhan tersebut? Sebagian orang meyakini bahwa Al-Qur'an turun pada tanggal 17 ramadhan. Namun hal itu kurang tepat, sebab Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman :

إنا أنزلناه في ليلة القدر

“Sesungguhnya kami telah menurunkannya (Al-Qur'an) pada malam Lailatul Qadar” (Qs. Al-Qadar : 1)

Dan yang dimaksud turunnya Al-Qur'an pada malam Lailatul Qadar adalah turunnya Al-Qur'an secara keseluruhan dari Lauhul Mahfudz ke langit dunia. Yang kemudian setelah itu malaikat Jibril 'alaihissalam menurunkannya kepada nabi shallallahu 'alaihi wasallam secara berangsur-angsur. Adapun tanggal 17 Ramadhan, itu kemungkinan maksudnya adalah Al-Qur'an yang diturunkan oleh malaikat Jibril 'alaihissalam kepada nabi shallallahu 'alaihi wasallam, bukan Al-Qur'an yang diturunkan secara keseluruhan dari Lauhul Mahfudz. 

Al-Imam Qurthubi rahimahullah mengatakan :

قوله: إنا أنزلناه في ليلة القدر، وفي هذا دليل على أن ليلة القدر إنما تكون في رمضان لا في غيره، ولا خلاف أن القرآن أنزل من اللوح المحفوظ ليلة القدر على ما بيناه جملة واحدة فوضع في بيت العزة في سماء الدنيا، ثم كان جبريل صلى الله عليه وسلم ينزل به نجما نجما في الأوامر والنواهي والأسباب وذلك في عشرين سنة. وقال ابن عباس: أنزل القرآن من اللوح المحفوظ جملة واحدة إلى الكتبة في سماء الدنيا، ثم أنزل به جبريل عليه السلام نجوما يعني الآية والآيتين في أوقات مختلفة في إحدى وعشرين سنة

“Firman Allah Subhanahu wa Ta'ala: Sesungguhnya kami telah menurunkannya (Al-Qur'an) pada malam Lailatul Qadar. Ayat ini menjadi dalil yang sangat jelas bahwa malam Lailatul Qadar hanya terdapat pada bulan Ramadhan, tidak pada bulan lainnya. Dan tidak ada perbedaan pendapat dikalangan ulama bahwa Al-Qur'an diturunkan oleh Allah dari Lauhul Mahfudz (secara keseluruhan) pada malam tersebut sebagaimana yang telah kami jelaskan sebelumnya, lalu diletakkan di Baitul Izzah dilangit dunia. Setelah itu malaikat Jibril 'alaihissalam menurunkannya kepada nabi shallallahu 'alaihi wasallam secara berangsur-angsur sesuai kondisi baik itu yang terkait dengan perintah, larangan atau sebab-sebab lainnya selama dua puluh tahun. Ibnu Abbas radhiyallahu 'anhuma berkata: Al-Qur'an diturunkan oleh Allah secara keseluruhan dari Lauhul Mahfudz pada malam Lailatul Qadar ke langit dunia, kemudian malaikat Jibril 'alaihissalam menurunkannya kepada nabi shallallahu 'alaihi wasallam secara berangsur-angsur (yakni satu dua ayat) pada waktu yang berbeda selama dua puluh satu tahun” (Jami Li Ahkamil Qur'an : 2/297)

Kemudian setelah kita mengetahui bahwa Al-Qur'an diturunkan pada malam Lailatul Qadar, maka kita perlu mengetahui nash yang menunjukkan kapan Laitul Qadar itu. Kali ini, beberapa hadits yang akan menjawabnya.

➡️ Hadits pertama :

عن ابن عمر رضي الله عنهما قال: قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: التمسوها في العشر الأواخر يعني ليلة القدر فإن ضعف أحدكم أو عجز فلا يغلبن على السبع البواقي

“Diriwayatkan dari Ibnu Umar radhiyallahu 'anhuma dia berkata, Rasulullah ﷺ bersabda: Carilah Lailatul Qadar pada sepuluh malam terakhir. Jika salah satu diantara kalian tidak mampu melakukannya, maka jangan lewatkan tujuh malam yang tersisa” (HR.Muslim : 639)

➡️ Hadits kedua :

عن عائشة رضي الله عنها أن رسول الله صلى الله عليه وسلم قال: تحروا ليلة القدر في الوتر من العشر الأواخر من رمضان

“Diriwayatkan dari Aisyah radhiyallahu 'anha bahwasanya Rasulullah ﷺ bersabda: Carilah Lailatul Qadar pada malam yang ganjil disepuluh malam terakhir dari bulan ramadhan” (HR.Bukhari : 1878)

➡️ Hadits ketiga :

عن أبي مجلز وعكرمة أن ابن عباس رضي الله عنهما قال: قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: هي في العشر الأواخر هي في تسع يمضين أو في سبع يبقين يعني ليلة القدر

“Diriwayatkan dari Abu Mijlaz dan Ikrimah bahwa Ibnu Abbas radhiyallahu 'anhuma berkata, Rasulullah ﷺ bersabda: Dia terjadi pada sepuluh malam terakhir, juga pada sembilan hari yang terakhir atau pada yang ke tujuh, yaitu terjadinya Lailatul Qadar” (HR.Bukhari : 1882)

Kesimpulannya, waktu yang tepat untuk menjawab kapan turunnya Al-Qur'an adalah pada malam Lailatul Qadar. Entah itu pada malam 21, 23 atau pada malam lain pada sepuluh malam terakhir bulan ramadhan. Namun yang jelas, Lailatul Qadar itu ada diantara malam-malam yang ganjil dari malam ke 21 Ramadhan sampai seterusnya.

Al-Imam Ibnu Hajar Al-Asqalani rahimahullah mengatakan :

ليلة القدر منحصرة في رمضان ثم في العشر الأخير منه ثم في أوتاره لا في ليلة منه بعينها، وهذا هو الذي يدل عليه مجموع الأخبار الواردة فيها

“Malam Lailatul Qadar itu hanya ada pada bulan ramadhan, kemudian hanya ada pada sepuluh hari terakhir darinya, kemudian hanya ada pada hari-hari ganjilnya. Tidak ada satu malam tertentu dari malam-malam ganjil tersebut, dan inilah yang ditunjukkan dalam hadits-hadits shohih yang menjelaskan tentangnya” (Fathul Bari : 4/260)

Demikianlah sedikit ulasan terkait kapan turunnya Al-Qur'an, semoga bermanfaat.

والله أعلم بالـصـواب

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

PERINTAH NABI DI DALAM MIMPI YANG BERKAITAN DENGAN HUKUM SYARA, APAKAH MENJADI HUJJAH?

➡️ Penjelasan ringkas : Mimpi bertemu nabi shallallahu 'alaihi wasallam adalah sesuatu yang haq sebagaimana yang disebutkan dalam bebera...